RENCONG ACEH KUNO

Di Emas Kawinkan Pusaka Rencong Aceh Kuno.
Darimana Rencong Aceh Kuno?
Pada bulan suro tahun 2015 Master Eyang Combor mendapat undangan murid yang berasal dari Aceh. Setelah Master Eyang Combor tiba di aceh tepatnya di desa Meunasah Manyang kecamatan Ingin Jaya, Aceh. Master Eyang Combor sengaja untuk berziarah ke makam Ki Ahmad Maghrobi. Perjalanan tersebut beliau mulai dengan berjalan kaki dari desa Meunasah Manyang tepatnya di kawasan pasar hingga menuju jembatan pango. Kebetulan saat itu Master Eyang Combor melakukan perjalanan pada sore hari hingga tak terasai telah berada di jembatan pango pada malam
harinya.
Sesampainya di sana, Master Eyang Combor istirahat sejenak, wudhu, dan berziarah. Usai berziarah Master Eyang Combor menuju teras masjid yang berhadapan langsung dengan pemandangan malam sebelah timur jembatan pango. Saat itulah, muncul seseorang yang mengucap salam kepada beliau. Entah mengapa Master Eyang Combor merasa begitu akrab dengan sosok laki-laki ini padahal baru pertama kali bertemu.
Sebelumnya, Master Eyang Combor sudah merasa kalau laki-laki yang dijumpai itu bukanlah seseorang yang biasa. Itu tampak pada pengetahuannya dan hal yang dibicarakan dengan Master Eyang Combor bukan pembiacaraan umumnya orang yang baru kenal. Bahkan laki-laki tersebut bisa menebak bahwa Master Eyang Combor sebenarnya bukan orang biasa. Tetapi seorang yang dikelilingi ribuan khodam. Di antara keduanya banyak bertukar ilmu.
Hingga pada akhir perjumpaannya laki-laki misterius tersebut baru mengenalkan dirinya bahwa ia adalah sosok gaib yang sangat terkesan dengan Master Eyang Combor. Ia mengungkapkan bahwa ia hingin mengabdi kepada manusia melalui Master Eyang Combor. Saat meninggalkan Master Eyang Combor, laki-laki tersebut meninggalkan sebuah pusaka rencong berwarna hijau dengan tulisan rajah arab di tengahnya. pusaka tersebut adalah Rencong Aceh Kuno.
Bagaimana Karakter Khodam Rencong Aceh Kuno?
Khodam Rencong Aceh Kuno ini yaitu Abu Malik Al-Maksum. Wujud khodam Rencong Aceh Kuno ini yaitu sosok laki-lai tua bergamis warna putih degan hiasan emas. Memakai tutup kepala sebagaimana orang-orang suku Arab pada umumnya. Berjenggot dan berkumis putih lebat dengan pandangan mata yang sangat tajam. Meski terlihat kaku dan pendiam, khodam Rencong Aceh Kuno ini sebenarnya baik hati dan sangat setia kepada pemiliknya.
Apa Manfaat Rencong Aceh Kuno?
Secara khusus manfaat Rencong Aceh Kuno ini yaitu sebagai sarana untuk medapatkan kewibawaaan ,
kekayaan , dan sebagai perisai ( pagar ) gaib . berikut poin manfaat Rencong Aceh Kuno ini lebih lengkapnya?
1. Meningkatkan pesona kewibawaan Anda di hadapan orang lain.
2. Agar orang lain selalu segan dan hormat kepada Anda.
3. Di manapun Anda berada akan selalu dihormati, sekalipun orang tersebut baru mengenal Anda.
4. Anda menjadi orang yang lebih mudah populer.
5. Meningkatkan kharisma Anda berhadapan dengan banyak orang.
6. Meningkatkan kemampuan Anda dalam memimpin.
7. Membantu Anda mengambil keputusan yang tepat dan terbaik.
8. Memperlancar datangnya rezeki kepada Anda.
9. Orangyang menjadi bawahan Anda akan lebih semangat dan termotivasi kerja.
10. Usaha apapun yang Anda kerjakan, akan lebih mendatangkan keuntungan.
11. Menghilangkan kesialan dalam berbisnis.
12. Membuka berbagai kesempatan untuk meningkatkan kekayaan.
13. Agar Anda selalu mendapatkan ide untuk menjadi lebihkaya dengan jalan yang halal.
14. Sebagai perisai gaib yang akan melindungi Anda dari ancaman energi negatif, seperti santet dan teluh.
15. Melindungi Anda dari niat jahat orang yang akan melukai Anda.
16. Menjauhkan Anda dari ganggguan jin jahat.
17. Sebagai sarana menetralisir rumah yang angker dan wingit.
18. Melindungi Anda dari ancaman bahaya yang datang tidak terduga.
19. Meringankan rasa sakit akibat cedera yang Anda alami.
20. Melindungi keluarga Anda dari ancaman energi santet.
Rencong Aceh Kuno ini aman untuk di rawat sebagai azimat, serta tidak ada pantangan dan tidak ada efek samping apapun, cara perawatan cukup dioles dengan Minyak Hajar Aswad atau minyak mistik non alkohol.